Masyarakat Diminta Jadi Mata dan Telinga Pembangunan di Kota Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Suasana di ruang aula kantor DPC PKB Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, tampak hangat. Hal ini terjadi saat Anggota DPRD Kota Probolinggo, Syaiful Iman fraksi PKB, menggelar kegiatan Reses Sidang II Tahun 2026, Jumat (27/02/2026).

Di hadapan konstituen yang hadir, Syaiful membawa pesan penting mengenai peran aktif warga dalam mengawal uang rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Syaiful mengajak masyarakat yang hadir untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan bagian dari pengawasan proyek infrastruktur yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia mendorong masyarakat menjalankan fungsi kontrol sosial secara nyata. Selain itu, secara kiasan, ia meminta warga untuk berperan layaknya wartawan atau aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Polres Probolinggo dan Bapanas Sidak Pasar Baru Probolinggo, Ini Hasil Pantauan Harga Sembako

Namun, ia menekankan bahwa ajakan ini bukan berarti masyarakat harus berpindah profesi secara formal, mengingat jurnalis dan aktivis memiliki batasan profesional serta payung hukum yang berbeda.

“Kalau hanya mengandalkan anggota Dewan saja untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan di Kota Probolinggo ini, tentu tidak akan cukup,” tegas Syaiful.

Mari secara aktif ikut serta mengawasi pelaksanaan pembangunan fisik maupun program pemerintah daerah. Khususnya, pengawasan dilakukan pada program yang bersumber dari APBD.

Baca Juga :  Wali Kota Probolinggo Luncurkan Gerakan Sahabat ATS, Jemput 1.800 Anak Putus Sekolah

Syaiful Iman juga mengingatkan bahwa sikap acuh tak acuh dari masyarakat justru memberikan ruang bagi oknum pelaksana proyek untuk bekerja secara tidak bertanggung jawab.

Tanpa pengawasan yang ketat, anggaran negara berisiko menguap tanpa hasil yang berkualitas.

“Banyak proyek pembangunan di kota ini yang belum setahun sudah rusak. Bahkan, ada juga yang belum difungsikan sudah ambruk duluan.

Hal itu dikarenakan minimnya pengawasan, terutama dari masyarakat yang berada langsung di lokasi pembangunan,” pungkasnya.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo
Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas
Sinergi Ulama dan Umara: Pengukuhan Pengurus MUI Se-Kota Probolinggo Masa Khidmat 2026–2031
Perkuat Sinergitas, DPC PPP Kota Probolinggo Gelar Audiensi dengan Wali Kota dr. Aminudin

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 10:22 WIB

260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov

Sabtu, 26 September 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:40 WIB

Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Selasa, 22 September 2026 - 12:38 WIB

Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas

Berita Terbaru

Hukum

Maling Satroni Kandang, Dua Sapi di Probolinggo Raib

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:33 WIB