Senator Arya Wedakarna : Pemilihan Bupati dan Wali Kota Kembali ke DPRD

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Senator Arya Wedakarna (AWK) membagikan hasil pertemuan penting yang berlangsung di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI hari ini, Jumat (27/02/26).

Diskusi strategis tersebut menyoroti rencana penyederhanaan mekanisme Pemilu 2029.

Para pemangku kebijakan mempertimbangkan opsi penunjukan langsung (appointed) bagi jabatan Gubernur. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas dan mencegah ketidakselarasan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami sedang mengkaji secara mendalam opsi penunjukan Gubernur secara langsung oleh pusat. Tujuannya jelas, kita ingin memastikan tidak ada lagi ‘friksi’ atau ketidakharmonisan hubungan kerja antara Presiden dan para kepala daerah di wilayah,” ujar Arya Wedakarna.

Baca Juga :  Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Dalam rapat tersebut, beberapa kesepakatan penting mulai mengerucut. Pemerintah daerah Bali menyatakan dukungan penuh terhadap program-program kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terutama yang berkaitan dengan efisiensi sistem demokrasi.

Salah satu poin utama pembahasan adalah mengembalikan mekanisme pengisian jabatan Gubernur melalui penunjukan langsung. Sistem ini serupa dengan sistem pada era Presiden Soekarno.

Selain itu, muncul usulan agar DPRD kembali memilih Bupati dan Wali Kota. Perubahan ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan politik secara signifikan, baik di tingkat daerah Bali maupun nasional.

Baca Juga :  Pesan Walikota Probolinggo Saat Orientasi PPPK Probolinggo: Asah Talenta dan Patuhi Regulasi

“Kami juga mengusulkan agar pemilihan Bupati dan Wali Kota dikembalikan ke mekanisme di DPRD. Ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menyederhanakan sistem politik kita agar lebih efisien dan tepat sasaran,” tambah AWK.

Meski mewacanakan perubahan besar di tingkat daerah, pemerintah memastikan bahwa rakyat tetap akan memilih Presiden secara langsung. Pemilihan dilakukan melalui mekanisme Pemilihan Presiden.

Pemerintah akan segera mengomunikasikan hasil rapat ini lebih lanjut sebagai bagian dari langkah strategis penyederhanaan sistem politik di Indonesia.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : IG dan Berbagai sumber

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru