Kabupaten Probolinggo, Bertabur Pejabat Pusat, Jalanan Desa Belasan Tahun Terlantar

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo,Bolinggonews.com – Kabupaten Probolinggo selama ini dikenal sebagai lumbung tokoh-tokoh hebat.

Tanah ini melahirkan putra-putra daerah terbaik yang kini menduduki posisi strategis di singgasana kekuasaan, mulai dari gedung DPRD Kabupaten, DPRD Jawa Timur, DPR RI, hingga jajaran Wakil Menteri di pusat. Namun, masyarakat masih menghadapi tantangan seperti Jalan Rusak yang harus diperhatikan.

Namun, kegemilangan karier para pejabat tersebut menyisakan potret kontras yang memilukan di Desa Watu Gajah (nama lama dari Desa Sambirampak Kidul), Kecamatan Kotaanyar.

Sudah puluhan tahun lamanya, akses utama di desa ini dibiarkan merana. Jalan Rusak yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi petani kini lebih menyerupai kubangan di musim hujan dan sumber polusi debu di musim kemarau.

Ironisnya, desa ini tak pernah sepi dari kunjungan para pemburu suara setiap lima tahun sekali. Sementara, kondisi Jalan Rusak tetap menjadi sorotan utama warga.

Saat musim Pemilihan Legislatif (Pileg) tiba, jalanan rusak ini mendadak ramai dilintasi kendaraan mewah para calon wakil rakyat. Jalan Rusak jadi pemandangan utama ketika mobil-mobil mewah lewat.

Baca Juga :  Polres Probolinggo Kota Gelar Khitan Gratis dan Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Mereka menyisir pelosok desa, menjajakan janji-janji manis demi meraup simpati masyarakat pedesaan.

Namun, begitu kursi empuk kekuasaan berhasil diduduki, deru mesin mobil pejabat itu seolah lenyap, meninggalkan warga dalam kesendirian dan jalan yang semakin hancur. Tidak ada lagi perhatian pada Jalan Rusak seperti yang dahulu dijanjikan.

Saniman (56), seorang petani lokal yang setiap hari harus berjibaku melewati medan berat tersebut, mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam. Selanjutnya, Jalan Rusak adalah kenyataan sehari-hari bagi Saniman dan petani lain.

Baginya, keluhan warga seolah hanya angin lalu bagi mereka yang berada di atas. Jalan Rusak tak pernah menjadi prioritas.

“Sudah belasan tahun kondisinya begini. Tidak ada perhatian sama sekali. Padahal ini jalan penting buat kami mengangkut hasil tani,” keluh Saniman.

Baca Juga :  Maling Motor Nekat Beraksi Disiang Hari, Motor Milik ASN di Kota Probolinggo Raib

Lebih lanjut, ia mengaku sudah sampai pada titik apatis. Harapan akan adanya perbaikan seolah sirna tertutup tumpukan janji yang tak pernah terealisasi. Permasalahan Jalan Rusak justru semakin parah.

Baginya dan warga Kotaanyar lainnya, keberadaan putra daerah di kursi pemerintahan pusat maupun daerah seharusnya menjadi jembatan kemajuan, bukan sekadar kebanggaan di atas kertas sementara rakyatnya terisolasi secara infrastruktur.

Masyarakat kini hanya bisa mempertanyakan di mana nurani para putra daerah tersebut? Di antara banyaknya isu, Jalan Rusak masih menjadi persoalan nyata.

Di tengah megahnya gedung-gedung pemerintahan tempat mereka berkantor, Jalan Rusak di Desa Watu Gajah tetap menjadi saksi bisu ketimpangan pembangunan.

Warga tidak butuh pidato hebat atau kunjungan seremonia, mereka butuh realisasi aspal yang layak sebagai bukti bahwa Putra Daerah benar-benar kembali untuk membangun tanah kelahirannya, bukan sekadar datang untuk mencari suara. Jalan Rusak pun terus menanti solusi nyata.

Penulis : id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru