Musrenbang 2027, Pertumbuhan Ekonomi Kota Probolinggo Tembus 5,68% 

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO Bolinggonews.com – Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Kamis (26/3) siang.

Munsrenbang menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah tersebut. Selain itu, Munsrenbang sangat menentukan arah kebijakan daerah ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah pembangunan kota ke depan. Munsrenbang juga digunakan sebagai sarana kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan.

Dalam laporannya, Kepala Bapperida Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan ruang dialog strategis antara pemangku kepentingan mulai dari akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga warga untuk memberikan masukan dan pertimbangan bagi kebijakan daerah. Tak hanya itu, Munsrenbang menjadi mekanisme utama partisipasi publik dalam pembangunan daerah.

Pria yang akrab disapa Tiyok ini juga memaparkan berbagai capaian positif pembangunan di Kota Probolinggo. Salah satu indikator utamanya adalah pertumbuhan ekonomi yang meningkat sebesar 0,53%, dari tahun 2024 ke 2025 menjadi 5,68%.

“Pertumbuhan ekonomi kita berada di atas capaian Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 5,33%, bahkan melampaui angka nasional sebesar 5,11%. Tidak hanya itu, tingkat kemiskinan di Kota Probolinggo juga menurun dari 6,18% pada 2024 menjadi 5,69% pada 2025.

Baca Juga :  Walikota Probolinggo: Festival Band Pelajar Bukti Kota Probolinggo Kaya Bakat Musik!

Penurunan sebesar 0,49% ini lebih baik dibandingkan rata-rata provinsi maupun nasional,” paparnya.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota dr. Aminuddin menyatakan rasa syukurnya atas berbagai capaian yang melampaui target, khususnya dalam pengentasan kemiskinan.

“Alhamdulillah, banyak capaian yang sudah melampaui target. Contohnya, jika target penurunan kemiskinan berada di angka 0,5%, realisasinya mencapai 0,69%. Prestasi seperti ini akan terus kita pertahankan dan tingkatkan,” ujar Dokter Amin.

Orang nomor satu di Kota Probolinggo ini juga menekankan pentingnya ide kreatif dari masyarakat (industri kreatif) dalam mendukung proses pembangunan. Beliau berharap partisipasi aktif warga dapat menjaga pembangunan tetap pada jalurnya (on track).

“Dukungan masyarakat berupa ide kreatif dan solusi masalah sangat dibutuhkan agar kita bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas 85%. Ini adalah harapan seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Raharjo, menekankan pentingnya sinkronisasi antara visi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Terima kasih Pak Wali. Dari lima indikator utama, empat di antaranya menunjukkan Kota Probolinggo sudah berada di atas rata-rata. Ini adalah prestasi luar biasa yang menjadi pendukung (supporting) utama bagi kemajuan Provinsi Jawa Timur,” puji Budi.

Baca Juga :  Rutan Kraksaan Perkuat Kemandirian Lewat Budidaya 1.500 Benih Ikan

Budi juga mengingatkan agar program pembangunan daerah tetap selaras (in line) dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional 2027 yang bertema ‘Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri’.

Fokus utamanya adalah memperkuat sektor unggulan, mendorong hilirisasi, serta memastikan keberlanjutan ekonomi menuju Indonesia Emas. Selain itu, pelaksanaan Munsrenbang menjadi kunci dalam mengintegrasikan berbagai visi nasional dan lokal.

Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, turut memberikan masukan berupa pokok-pokok pikiran hasil serap aspirasi masyarakat melalui reses maupun kunjungan kerja.

“Perencanaan ini tidak hanya harus berpedoman pada RPJMD Kota Probolinggo 2025-2029 yang selaras dengan pusat dan provinsi, tetapi juga harus menjunjung prinsip pembangunan berkelanjutan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 200 undangan, termasuk Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Kepala BPS, Forkopimda, serta perwakilan dari pemerintah daerah tetangga seperti Pemkab Probolinggo dan Lumajang.

Acara ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD Tahun 2027 oleh perwakilan setiap unsur pemangku kepentingan.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas
Perkuat Sinergitas, DPC PPP Kota Probolinggo Gelar Audiensi dengan Wali Kota dr. Aminudin
Perkuat Sinergi, KONI Bantul Studi Tiru ke Kota Probolinggo

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Minggu, 27 September 2026 - 10:22 WIB

260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov

Sabtu, 26 September 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Berita Terbaru