Optimalkan Pembinaan, Rutan Kraksaan Kembangkan Program Barbershop

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Sektor jasa tata rambut atau barbershop kini menjadi salah satu motor utama dalam program pembinaan kemandirian di Rutan Kelas IIB Kraksaan, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.

Melalui pelatihan teknis yang intensif, warga binaan tidak sekadar belajar memotong rambut. Selain itu, mereka juga ditempa untuk menjadi tenaga profesional yang disiplin dan beretika kerja tinggi.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menjelaskan bahwa program barbershop ini dirancang sebagai wadah produktivitas.

Untuk memastikan keberlanjutan motivasi, pihak Rutan menerapkan sistem pemberian premi bagi warga binaan yang terlibat. Sistem ini diterapkan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dedikasi mereka.

Baca Juga :  Pertina Kota Probolinggo Kirim 5 Atlet Terbaik ke Kejurprov Clash of Champion Madiun 2026

“Kami memberikan premi sebagai penghargaan atas usaha dan keahlian yang mereka tunjukkan. Langkah ini diharapkan mampu memacu motivasi warga binaan. Dengan demikian, mereka dapat terus mengasah skill teknisnya selama menjalani masa pidana,” ujar Galih pada Jumat (22/5).

Di lapangan, peran barbershop melampaui sekadar urusan estetika. Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan, M. Yasin, menegaskan bahwa proses belajar mencukur merupakan media pendidikan karakter yang efektif.

Menurut Yasin, setiap sesi pelayanan di barbershop menuntut ketelitian yang tinggi, kesabaran, serta penerapan etika pelayanan yang baik.

Hal-hal inilah yang menurutnya menjadi modal krusial bagi warga binaan ketika nanti kembali berbaur dengan masyarakat.

Baca Juga :  KPK Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik

“Kegiatan ini bukan hanya transfer ilmu memotong rambut. Di sini, warga binaan dilatih untuk memiliki kedisiplinan dan etika pelayanan yang menjadi standar di dunia kerja profesional,” jelas M. Yasin.

Dengan menggabungkan pelatihan teknis yang terukur dan sistem kompensasi premi, Rutan Kraksaan berkomitmen menjadikan barbershop sebagai kawah candradimuka bagi warga binaan.

Program ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis. Lebih dari itu, lulusan juga memiliki kemandirian ekonomi untuk membuka usaha atau terserap di industri jasa cukur rambut setelah masa hukuman berakhir.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo
Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas
Sinergi Ulama dan Umara: Pengukuhan Pengurus MUI Se-Kota Probolinggo Masa Khidmat 2026–2031
Perkuat Sinergitas, DPC PPP Kota Probolinggo Gelar Audiensi dengan Wali Kota dr. Aminudin

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 10:22 WIB

260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov

Sabtu, 26 September 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:40 WIB

Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Selasa, 22 September 2026 - 12:38 WIB

Viral Jual Beli Bansos, Dinsos Probolinggo Beri Respon Tegas

Berita Terbaru

Hukum

Maling Satroni Kandang, Dua Sapi di Probolinggo Raib

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:33 WIB