PROBOLINGGO,Bolinggonews.com- Cabang olahraga (cabor) paramotor di Kota Probolinggo memasuki babak baru. Zainul Fatoni resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum cabor paramotor periode 2026-2030.
Pemilihan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar sabtu (30/05).
Terpilihnya Zainul membawa optimisme baru bagi pengembangan olahraga dirgantara di wilayah ini. Ia menegaskan akan mengusung misi strategis untuk menjadikan Kota Probolinggo sebagai pusat olahraga dirgantara di Jawa Timur.
Untuk itu, ia akan mengoptimalkan keunggulan geografis yang dimiliki.
“Kota Probolinggo memiliki medan latihan unik yang memungkinkan pilot melakukan eksibisi lintas laut menuju Pulau Gili, sebuah fasilitas yang jarang ditemukan di daerah lain di Indonesia,” ujar perwakilan Pengurus Provinsi Fasi Paramotor Jawa Timur, Agung Prihantoro.
Dalam sambutannya, Zainul memaparkan empat pilar utama yang menjadi acuan kepengurusannya, yakni pencapaian prestasi, peningkatan animo masyarakat, pengembangan sport tourism, serta penguatan sinergi pentahelix.
Ia juga memastikan jajaran pengurusnya diisi oleh figur kompeten, mulai dari atlet, personel Pol Airud, hingga tokoh masyarakat.
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, menyambut baik terpilihnya ketua baru ini. Ia memberikan apresiasi atas capaian medali perunggu pada PON 2024 lalu dan menekankan urgensi regenerasi.
“Mengingat minimnya jumlah atlet aktif, diperlukan langkah konkret dalam seleksi dan perekrutan atlet baru, mengingat tantangan fisik yang berat dalam olahraga ini,” tegas Zulfikar.
Zulfikar menambahkan bahwa KONI siap memberikan dukungan penuh bagi paramotor untuk berlaga di ajang Porprov 2027. Dukungan tersebut diberikan dengan syarat minimal kepesertaan sebanyak 12 atlet.
Menanggapi hal tersebut, Zainul yang juga merupakan anggota dewan menyatakan kesiapannya untuk mengawal program tersebut.
Zainul berkomitmen untuk mengoptimalkan perannya demi kemajuan cabor, termasuk dalam hal pengawalan anggaran. “Semoga keterlibatan saya di sini sebagai ketua yang sekaligus kebetulan menjadi salah satu anggota dewan bisa berpengaruh terhadap kemajuan cabor ini,” ujarnya.
Ia menutup dengan visi ambisius untuk masa depan cabor paramotor di wilayahnya.
“Selama empat tahun ke depan, saya berharap setidaknya Kota Probolinggo menjadi barometer suksesnya paramotor di Jawa Timur,” pungkasnya.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews












