PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Guna memperkuat mesin birokrasi dan memacu target pembangunan daerah, roda mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo kembali bergerak signifikan di bawah arahan Walikota.
Pada tanggal 08 Juni 2026, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, secara resmi menetapkan keputusan mengenai mutasi, promosi, dan pengangkatan sejumlah pejabat struktural di lingkungan pemerintah setempat.
Langkah strategis ini tidak diambil secara mendadak, melainkan melalui proses penilaian yang ketat dan akuntabel. Kebijakan ini didasarkan pada serangkaian surat rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia yang diterbitkan sepanjang akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Penataan ini mengedepankan prinsip meritokrasi melalui sistem Manajemen Talenta, dengan fokus utama menyasar pada penyegaran tingkat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) hingga Pejabat Administrator dan Pengawas.
Berikut adalah analisis dan rincian fokus penataan dinas terbaru yang menjadi pilar baru pelayanan publik di Kota Probolinggo:
1. Keberlanjutan Digitalisasi: Dr. Lucia Aries Yuliyanti Definitif Pimpin Diskominfo
Sektor komunikasi, informatika, dan statistik kini memiliki nahkoda tetap. Setelah sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.), Dr. Lucia Aries Yuliyanti, S.STP., M.M., kini resmi memegang tongkat komando definitif sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Mantan Sekretaris Diskominfo ini mendapatkan promosi berdasarkan Surat Rekomendasi Kepala BKN Nomor 00273/B-BM.02.01/SD/K/2026.
Definitifnya posisi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital dan keterbukaan informasi publik di Kota Probolinggo.
2. Penyegaran Sektor Pendidikan: Setiorini Sayekti Bergeser ke Dikbud
Pergeseran besar terjadi pada sektor pendidikan dan kebudayaan.
Setiorini Sayekti, S.K.M., M.Si., yang sebelumnya sukses menakhodai Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim), kini dialihkan untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Latar belakangnya yang kuat dalam manajemen eksekusi program diharapkan dapat membawa pembaruan pada tata kelola sarana, prasarana, serta mutu pendidikan daerah.
3. Keberlanjutan Infrastruktur: Ghofur Effendi Naik Kelas Jadi Kadis PUPR
Kekosongan kursi yang ditinggalkan Setiorini Sayekti di Dinas PUPR Perkim langsung diisi oleh figur internal yang paham cetak biru perencanaan kota, yakni Ghofur Effendi, S.T., M.Si..
Ghofur mendapat promosi setelah dinilai sukses menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Kompetensinya di bidang perencanaan diharapkan membuat transisi pembangunan infrastruktur berjalan tanpa hambatan.
4. Harmonisasi Eksekutif-Legislatif: Madihah Dipercaya Sebagai Sekretaris DPRD
Sektor pelayanan legislatif dan menjembatani hubungan antarlembaga juga mengalami penyegaran krusial.
Madihah, S.K.M., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), kini dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo.
Pengalaman birokrasinya yang matang diharapkan mampu menjaga ritme kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif.
5. Penguatan Jaring Pengaman Sosial: Dr. Siti Romlah Pimpin Dinsos PPPA
Kursi yang ditinggalkan Madihah di Dinsos PPPA kini ditempati oleh Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd.. Siti Romlah bergeser dari jabatan lamanya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dengan mutasi ini, ia bertukar fokus dari dunia pendidikan formal ke sektor perlindungan sosial, pemberdayaan perempuan, serta penanganan isu anak yang membutuhkan pendekatan humanis dan berbasis data.
6. Stimulus Ekonomi Kerakyatan: Dr. Agus Efendi Pimpin DKUMP
Dr. Agus Efendi, S.Sos., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah, kini mendapatkan tugas baru yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (DKUMP). Pengalamannya di bidang administrasi umum diproyeksikan mampu membenahi tata kelola pasar, UMKM, dan stabilitas perdagangan di Kota Probolinggo.
7. Penguatan Sektor Industri: Retno Wandansari Nakhodai Disperinaker
Pergeseran posisi juga menempatkan Retno Wandansari, S.Pt., M.P., sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).
Meninggalkan posisi lamanya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Retno kini ditantang untuk menjembatani perluasan lapangan kerja, menjaga kondusivitas hubungan industrial, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.
8. Revitalisasi Literasi Daerah: Slamet Swantoro Jadi Kepala Disperpusip
Melengkapi jajaran mutasi Eselon II.b, Slamet Swantoro, S.P., yang sebelumnya memimpin DKUMP, kini dipercaya untuk mengelola aspek literasi dan penyelamatan dokumen daerah sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip).
Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak indeks literasi masyarakat melalui inovasi perpustakaan berbasis digital.
Penataan Strategis Pejabat Administrator
(Eselon III) dan Pengawas (Eselon IV)
Tidak hanya menyentuh level pimpinan tinggi pratama, Wali Kota Probolinggo juga melakukan penataan masif pada level middle management (Eselon III.a dan III.b) serta pengawas operasional lapangan (Eselon IV.a dan IV.b).
Langkah ini didasarkan pada Surat Rekomendasi Kepala BKN tanggal 04 Juni 2026 demi memperkuat lini pelayanan publik terdepan:
Penyegaran di Sekretariat Daerah & Wilayah : Ir. Retno Fadjar Winarti kini dipercaya mengisi pos Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah (Eselon II.b).
Sementara itu, posisi strategis administrator wilayah diisi oleh wajah-wajah berpengalaman seperti Anita Nur Amaylia, S.E., M.M. yang menjabat Sekretaris Kecamatan Kanigaran, Ratih Sudarmanti, S.STP., M.M. sebagai Sekretaris Kecamatan Kademangan, dan Umar Hidayat, S.Sos., M.M. sebagai Sekretaris Kecamatan Kedopok.
Akselerasi Dinas Teknis (Pendidikan & PU)**: Sektor internal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diperkuat oleh Achmad Philip, M.Pd., M.Si. sebagai Sekretaris Dinas serta Qamaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I. yang dipromosikan menjadi Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar.
Di sektor infrastruktur, Hari Setiyono Pujiarto, S.T., M.M. mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Perkim.
Penguatan Bidang Kesehatan & Sosial : Sektor penanganan penyakit dan kesehatan masyarakat dipercayakan kepada dr. Santy Rosana sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan P2KB. Di sektor sosial, Bagus Prasetyo, S.STP., M.Si. kini menakhodai Bidang Rehabilitasi Sosial, Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos PPPA.
Ujung Tombak Kelurahan (Lurah Baru): Untuk memastikan pelayanan langsung ke masyarakat tetap prima, beberapa posisi Lurah ikut disegarkan.
Di antaranya Moh. Hariri, S.Sos. resmi menjabat sebagai Lurah Kademangan, Sudarko, S.Sos., M.A.P. sebagai Lurah Triwung Kidul, Erwin Kushermanto, S.A.P., M.A.P. sebagai Lurah Jrebeng Wetan, serta Rindra Hermawan, S.T. yang kini mengemban tugas sebagai Lurah Kedopok.
Wali Kota Probolinggo menegaskan bahwa mutasi ini adalah hal lumrah dalam organisasi demi memperkaya pengalaman kepemimpinan (tour of duty) para pejabat.
Pemerintah daerah berkomitmen agar penempatan ini langsung berdampak pada pelayanan publik yang lebih responsif dan inovatif.
Penulis : Id
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews











