12 Nama Jalan di Probolinggo dan Sejarah Uniknya di Masa Kolonial Belanda

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan kawasan gladak serang kota Probolinggo

Jalan kawasan gladak serang kota Probolinggo

PROBOLINGGO,bolinggonews.com – Sebuah nama jalan bukan sekadar koordinat di atas peta. Ia adalah prasasti yang merekam detak jantung sosial dan fragmen sejarah masyarakat yang mendiaminya.

Di Kota Probolinggo, papan-papan nama jalan yang kita lalui hari ini sebenarnya menyimpan suara dari masa Hindia Belanda sebuah era ketika setiap sudut kota dirancang dengan identitas dan fungsi yang spesifik.

 

Mari kita nyalakan mesin waktu dan menyusuri jalanan Probolinggo, saat aroma sejarah masih kental terasa di setiap belokan.

1. Jalan Panglima Sudirman: Sang Urat Nadi (Grote Postweg)

Jauh sebelum klakson kendaraan menderu seperti sekarang, jalan ini adalah Grote Postweg atau Jalan Raya Besar.

Sesuai namanya, inilah jalan protokol paling vital yang membelah kota. Sejak masa kolonial, ia telah mengemban tugas berat sebagai penghubung utama Probolinggo dengan kota-kota tetangga seperti Pasuruan, Lumajang, hingga Situbondo.

Ia adalah panggung utama kehidupan kota yang tak pernah tidur.

2. Jalan Panjaitan: Gerbang Menuju Kabut (Bromo Straat)

Jika hari ini kita memiliki banyak jalur menuju puncak, dulu hanya ada satu pintu gerbang: Bromo Straat.

Jalan Panjaitan dulunya adalah satu-satunya akses bagi para pelancong dan peneliti Belanda yang ingin menjemput dinginnya kaldera Gunung Bromo dari pusat kota.

3. Jalan Kartini: Sudut Melayu (Maleise Straat)

Kini, Jalan Kartini mungkin riuh oleh aroma Bakso Bakar atau kesibukan paviliun RS dr. Moh. Saleh. Namun dahulu, jalan ini dikenal sebagai Maleise Straat atau Jalan Kampung Melayu.

Baca Juga :  Polres Probolinggo Kota Ringkus Belasan Tersangka Narkoba

Di sinilah etnis Melayu berkumpul, membawa warna budaya tersendiri di tengah keberagaman Probolinggo.

4. Jalan Wahidin: Garis Tengah yang Adil (Midden Straat)

Secara harfiah, Midden Straat berarti Jalan Tengah. Penamaan ini bukan tanpa alasan teknis.

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Jalan Wahidin dirancang tepat di jantung kota, membelah wilayah Probolinggo menjadi dua bagian yang simetris: Timur dan Barat.

5. Jalan Suyoso: Gema Padang Pasir (Arabise Voorstraat)

Hingga saat ini, jejak Arabise Voorstraat masih terasa kental di Jalan Suyoso. Kawasan ini merupakan permukiman etnis Arab terbesar di kota ini.

Suasana perdagangan dan kekeluargaan khas Timur Tengah telah mengakar di sini bahkan jauh sebelum kemerdekaan diproklamasikan.

6. Jalan dr. Saleh: Menuju Birunya Laut (Zee Straat)

Cukup arahkan kendaraan Anda ke utara menyusuri jalan ini, maka aroma garam dan embusan angin pantai akan menyapa.

Itulah mengapa dulu ia disebut Zee Straat atau Jalan Laut, karena inilah jalur lurus yang mengantarkan siapa pun menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga.

7. Jalan Suroyo: Kawasan Para Tuan (Heren Straat)

Jalan Suroyo adalah simbol kelas sosial pada masanya. Dengan nama Heren Straat yang berarti Jalan Tuan-Tuan, kawasan ini merupakan kompleks hunian elit bagi para Meneer dan pejabat tinggi Belanda.

Bangunan-bangunan kolonial yang megah di sisi jalan menjadi saksi bisu kemewahan masa lalu.

Baca Juga :  Tasyakuran HUT Ke-79 RI, Pemkot Probolinggo Apresiasi Veteran dan Paskibraka

8. Jalan dr. Sutomo: Nadi Ekonomi Pecinan (Chinese Voorstraat)

Kelihaian etnis Tionghoa dalam berdagang sudah diakui sejak lama.

Pemerintah kolonial pun menandai pusat ekonomi ini dengan nama Chinese Voorstraat.

Hingga detik ini, Jalan dr. Sutomo tetap mempertahankan takdirnya sebagai pusat perputaran uang dan aktivitas perdagangan tersibuk di Probolinggo.

9. Jalan Pahlawan: Penjaga Sisi Selatan (Zuid Straat)

Sederhana namun fungsional. Karena letaknya yang berada di titik selatan kota, Jalan Pahlawan dulunya cukup dikenal dengan sebutan Zuid Straat atau Jalan Selatan.

10. Jalan K.H. Mansyur: Jalur Besi (Spoor Straat)

Gema peluit kereta api menjadi identitas jalan ini. Karena keberadaan Stasiun Kota yang legendaris di sana, Belanda menamainya Spoor Straat atau Jalan Kereta Api.

Sebuah nama yang langsung merujuk pada kesibukan transportasi rel yang ada di sana.

11. Jalan Ahmad Yani: Pusat Komando (Regent Straat) Regent berarti pemerintah. 

Sebelum Probolinggo secara administratif terbagi menjadi Kota dan Kabupaten, Jalan Ahmad Yani adalah pusat gravitasi kekuasaan. Di sinilah tatanan pemerintahan diatur dan diputuskan.

12. Jalan Imam Bonjol: Lorong Pendidikan (School Straat)

Nama Jalan Imam Bonjol dahulu lekat dengan dunia literasi dan pendidikan. Disebut School Straat karena di sanalah berdiri institusi pendidikan bersejarah, seperti SD Katolik Mater Dei, yang menjadi oase ilmu bagi anak-anak di masa itu.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru