PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan daerah melalui pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui audiensi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Malang yang berlangsung di Kota Probolinggo pada Kamis (23/7).
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Malang, Faisol Wahyudi, tersebut bertujuan untuk mematangkan tahapan pembentukan Satuan Tugas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (Satgas P4GN).
Satgas ini disiapkan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan edukasi, deteksi dini, hingga koordinasi penanganan masalah narkoba secara terintegrasi di Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyambut baik inisiasi ini dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi penuh, termasuk melakukan pemetaan (*mapping*) wilayah sebagai langkah mitigasi awal.
“Saya menyambut baik dan menyetujui pembentukan Satgas P4GN di Kota Probolinggo. Ini merupakan bentuk aksi mitigasi bersama yang harus kita lakukan sejak dini untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujar Dokter Aminuddin.
Ia menambahkan, keberadaan Satgas P4GN menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045, selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dalam keterangannya, Kepala BNN Malang Faisol Wahyudi menjelaskan bahwa mekanisme pembentukan Satgas P4GN akan melibatkan berbagai Perangkat Daerah, jajaran kecamatan, tenaga medis puskesmas, serta unsur masyarakat.
“Kedatangan kami untuk bersilaturahmi dengan Pak Wali agar bisa dibantu disiapkan tenaganya, seperti dari puskesmas di wilayah masing-masing yang nantinya bertindak sebagai konselor.
Kami akan memberikan pelatihan, dibantu pimpinan wilayah setempat untuk memudahkan proses dari tahap asesmen awal hingga tahap akhir,” jelas Faisol.
Satgas P4GN sendiri merupakan kelompok kerja resmi yang dibentuk di lingkungan instansi pemerintah, sekolah, maupun masyarakat yang bermitra langsung dengan BNN.
Pertemuan yang berlangsung interaktif ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kepala Dinas Sosial PPPA Siti Romlah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setiorini Sayekti, perwakilan Bakesbangpol, Dinas Kesehatan P2KB, Polres Probolinggo Kota, serta para camat se-Kota Probolinggo.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkot Probolinggo dan BNN Malang optimistis dapat membangun sistem perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba yang efektif, berkelanjutan, dan terstruktur hingga ke tingkat akar rumput.
Penulis : Farid
Editor : Id
Sumber Berita : Bolinggonews












