Mangkrak! LSM LIRA Beri Rapor Merah ke Sejumlah Proyek Fisik di Kota Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, bolinggonews.com – Pelaksanaan proyek fisik di Kota Probolinggo sepanjang tahun anggaran 2025 menyisakan rapor merah yang mencolok, menimbulkan banyak masalah proyek lainnya.

Sejumlah proyek strategis terpaksa berakhir dengan pemutusan kontrak, meninggalkan struktur bangunan mangkrak di tengah ambisi pembangunan kota. Ini adalah inti dari banyak masalah Proyek Kota Probolinggo yang membutuhkan perhatian.

Salah satu yang paling disorot adalah pembangunan gedung Inspektorat senilai Rp3,7 miliar. Proyek ini mengalami deviasi progres yang ekstrem, mencapai minus hampir 70 persen, hingga berujung pada penghentian kerja sama secara sepihak.

Ironisnya, pengerjaan gedung yang seharusnya menjadi simbol pengawasan daerah ini justru diserahkan kepada rekanan asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Keputusan memilih vendor lintas pulau ini pun kini menuai kritik tajam karena dinilai tidak efektif dan minim pengawasan. Kritik ini menambah deretan masalah yang mengganggu proyek Kota Probolinggo.

Baca Juga :  Puluhan Titik Pipa PDAM Warga Putus, Proyek 40 Miliar di Kota Probolinggo Disidak DPRD

Wali Kota LIRA Probolinggo, Louis Hariona, menilai fenomena proyek mangkrak dan putus kontrak ini bukan sekadar kecelakaan teknis, melainkan buah dari pola manajemen birokrasi yang karut-marut.

Louis menyoroti kebiasaan melelang proyek di pengujung tahun atau menjelang tutup anggaran sebagai penyakit lama yang memicu sempitnya durasi pengerjaan yang juga menjadi bagian dari masalah proyek di Kota Probolinggo.

Akibatnya, rekanan sering kali kedodoran dalam mengejar tenggat waktu yang tidak realistis.

“Perencanaan harus dipercepat, peluncuran proyek juga harus lebih awal. Jangan menunggu akhir tahun baru bergerak,” tegas Louis.

Namun, persoalan bukan hanya soal manajemen waktu. Louis menuding aturan main di tingkat daerah, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwali), menjadi akar masalah yang harus diperbaiki.

Baca Juga :  Sidak DPRD, Proyek Hanggar TPA Rp1,99 Miliar Sisa 10 Hari, DLH Kota Probolinggo Optimis Tuntas

Semua ini menunjukkan adanya masalah dalam proyek Kota Probolinggo.

Regulasi yang ada saat ini dianggap mandul karena tidak mampu memberikan solusi nyata terhadap risiko putus kontrak yang terus berulang setiap tahun.

Standar jaminan hingga mekanisme penalti terhadap 30 persen pekerjaan yang tidak terbayar ternyata belum cukup kuat untuk memproteksi kepentingan daerah dari kontraktor yang tidak kredibel. Masalah-masalah ini perlu diselesaikan dalam proyek Kota Probolinggo.

Menghadapi transisi kepemimpinan di Kota Probolinggo, Louis menekankan bahwa evaluasi total terhadap seluruh regulasi teknis di Dinas PUPR adalah harga mati guna mencegah kerugian daerah yang lebih besar di masa mendatang.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus
Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih
Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan
Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah
DPRD Kota Probolinggo Dorong Percepatan P-APBD 2026 demi Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru
Dua Atlet Muaythai Probolinggo Sabet Medali di Kejurnas IMC 2026 Bekasi
Pemkot Probolinggo Bebaskan Denda PBB 2008–2025 Spesial HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:25 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah

Berita Terbaru