Puluhan Jemaah Umrah di Probolinggo Gagal Berangkat, Pemilik Travel Dilaporkan ke Polisi

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban dugaan penipuan travel umroh saat memberikan keterangan

Salah satu korban dugaan penipuan travel umroh saat memberikan keterangan

PROBOLINGGO, Bolinggonews.com – Kekecewaan mendalam menyelimuti puluhan calon jemaah umrah di Kota Probolinggo.

Keberangkatan Umroh yang sudah lama dinanti membuat mereka merasa sangat terpukul saat terjadi penundaan. Banyak masyarakat di Probolinggo sangat menantikan Umroh tahun ini.

Karena tak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci, mereka akhirnya mendatangi Mapolres Probolinggo Kota untuk melaporkan dugaan penipuan oleh agen travel PT Marwah Almabrur. Senin (02/02/26).

Kasus ini bermula saat para jemaah dijanjikan bertolak ke Arab Saudi pada 19 November 2025 lalu. Namun, hingga awal Februari 2026, kepastian keberangkatan tersebut belum juga terealisasi. Sampai saat ini, kepastian berangkat Umroh tetap dinanti.

Baca Juga :  20 Kota di Indonesia yang Mempunyai Julukan Unik

Para korban mengaku hanya menerima janji yang terus diundur tanpa alasan yang jelas.

Salah satu korban, Anita, warga Wonoasih, menceritakan pengalaman pahitnya bersama sang suami.

Ia mengaku telah melunasi seluruh biaya perjalanan demi menunaikan ibadah Umroh.

“Awalnya dijanjikan berangkat 19 November, kemudian diundur ke awal Desember, lalu dijanjikan lagi 15 Desember. Namun sampai detik ini, tidak ada kejelasan sama sekali,” ungkap Anita.

Jemaah saat mendatangi Polres Probolinggo kota

Berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 25 calon jemaah dalam kloter keberangkatan Desember yang kini nasibnya tidak jelas.

Ternyata, beberapa jemaah yang dijadwalkan berangkat sejak Oktober 2025 juga mengalami nasib serupa terkait proses Umroh mereka.

Baca Juga :  Usai Kabur ke Lombok, Pelaku Penganiayaan di Probolinggo Serahkan diri ke Polisi

Ketidakpastian ini diperparah dengan sikap pengelola travel yang seolah lepas tangan. Menurut pengakuan para korban, pihak penanggung jawab kini tidak dapat dihubungi dan nomor telepon mereka tidak lagi aktif.

Lebih memprihatinkan, kantor agen travel yang berlokasi di wilayah Wonoasih tersebut dikabarkan telah disita oleh pihak bank.

Hingga berita ini diturunkan, para korban masih menjalani proses pemeriksaan intensif di Mapolres Probolinggo Kota. Selain itu, kasus Umroh ini menjadi perhatian masyarakat.

Mereka berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini agar uang mereka dapat kembali atau setidaknya mendapatkan kepastian hukum atas hak-hak mereka yang terabaikan.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru