Akses Wisata Madakaripura Lumpuh Total Akibat Jalan Ambles di Lumbang Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Jalur alternatif Probolinggo Pasuruan yang melintasi Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo ambles pada Sabtu dini hari, (28/03/ 2026).

Peristiwa yang dipicu hujan deras selama lebih dari empat jam ini mengakibatkan dua pengendara motor mengalami luka-luka.

Saat melintas di lokasi kejadian, kedua korban ikut terseret badan jalan yang ambles hingga terperosok ke aliran sungai. Beruntung, warga sekitar dengan sigap memberikan pertolongan sesaat setelah kejadian.

Kerusakan infrastruktur sepanjang 20 meter ini terjadi akibat gorong-gorong di bawah jalan tak mampu menahan tingginya debit air. Akibatnya, akses transportasi antardesa sekaligus jalur menuju kawasan wisata Air Terjun Madakaripura lumpuh total.

Baca Juga :  BPK Soroti Aset PLN Rp1,97 Triliun yang Mangkrak: Perubahan Kebijakan Jadi Pemicu

Kepala Desa Negororejo, Ngasto, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi pemicu utama bencana tersebut.

“Curah hujan sangat tinggi dan berlangsung lama. Gorong-gorong tidak mampu menampung luapan air, sehingga badan jalan sepanjang 20 meter langsung ambles,” jelasnya.

warga secara bergotong-royong mengevakuasi sepeda motor milik korban yang sempat terseret ke dasar sungai menggunakan peralatan seadanya.

Sebagai langkah darurat, masyarakat setempat membuat jalur pintas di sisi lokasi longsor. Namun, jalur tersebut dinilai kurang aman karena kondisi tanah yang masih labil.

Ngasto pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintas di sekitar lokasi. “Kami minta warga hati-hati, apalagi masih ada potensi longsor susulan,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga Binaan Rutan di Probolinggo ikuti Pelatihan Membatik

Kondisi ini memaksa warga mencari rute alternatif yang lebih jauh untuk beraktivitas.

“Sekarang harus memutar cukup jauh jika hendak pergi ke pasar. Memang lebih aman, tapi jadi memakan waktu lama,” ujar santi, salah satu warga setempat.

Hingga saat ini, penanganan di lokasi masih bersifat darurat sembari menunggu perbaikan permanen dari pihak terkait.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca mengingat potensi hujan deras masih tinggi di kawasan tersebut.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Tingkatkan Mutu Guru, Pemkot Probolinggo Gelar Pelatihan Lesson Study dan Robotika
Semarak HUT ke-81 RI, 280 Regu Pelajar SD dan SMP Ikuti Lomba Gerak Jalan di Probolinggo
HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus
Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih
Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
Polisi Pantau Lahan Jagung Jrebeng Lor untuk Dukung Ketahanan Pangan
Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Jrebeng Lor Probolinggo Gelar Lomba Lampu Hias Rumah
DPRD Kota Probolinggo Dorong Percepatan P-APBD 2026 demi Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Pemkot Probolinggo Gelar Pelatihan Lesson Study dan Robotika

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, 280 Regu Pelajar SD dan SMP Ikuti Lomba Gerak Jalan di Probolinggo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI, Wali Kota Probolinggo Kunjungi 10 Bayi yang Lahir 17 Agustus

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Detik-Detik Proklamasi, Pengendara di Probolinggo Kompak Hormat Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Rutan Kraksaan Serahkan Remisi Umum HUT ke-81 RI: 188 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Berita Terbaru