Usai Libur Panjang, BB TNBTS Tutup Gunung Bromo Mulai 6 April

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Gunung Bromo akhirnya mengambil napas. Setelah melayani lonjakan turis yang tak henti selama libur panjang, kawasan ikonik ini akan ditutup total bagi publik pada 6-12 April 2026.

Kebijakan ini diambil untuk memberikan waktu istirahat bagi alam agar vegetasi dan lingkungan sekitarnya bisa pulih secara alami dari beban aktivitas manusia.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa penutupan ini merupakan bagian dari upaya memberikan waktu istirahat bagi alam.

Menurutnya, kawasan konservasi seperti Bromo tidak bisa terus-menerus dieksploitasi tanpa henti. Alam, layaknya manusia dan peralatan, membutuhkan jeda untuk memulihkan diri secara alami.

Baca Juga :  Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

“Setiap hari kawasan ini dilalui dan dimanfaatkan. Tanpa jeda, ekosistem tidak punya kesempatan untuk melakukan proses pemulihan secara alami, baik itu vegetasi, tanah, maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Rudijanta juga mengungkapkan, kebijakan penutupan kawasan sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun-tahun sebelumnya, jeda pemulihan bahkan pernah dilakukan dalam durasi yang lebih lama. Namun, tradisi tersebut sempat terhenti, terutama saat pandemi Covid-19 ketika aktivitas wisata menurun drastis.

Kini, seiring meningkatnya kembali jumlah kunjungan wisatawan, kebutuhan akan waktu pemulihan menjadi semakin mendesak.

Baca Juga :  LSM LIRA Sebut Wahana Kum-Kum Pelabuhan Probolinggo Ilegal dan Minim Keselamatan

Ia menambahkan, momen penutupan ini dipilih usai puncak libur panjang, ketika jumlah wisatawan mulai menurun. Selain untuk efektivitas pemulihan, pertimbangan tersebut juga berkaitan dengan potensi penurunan pendapatan dari sektor wisata setelah masa puncak kunjungan berlalu.

“Setelah libur panjang seperti Lebaran dan Paskah, biasanya kunjungan mulai turun. Ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pemulihan kawasan,” jelasnya.

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo akan dihentikan sementara. Pengelola berharap langkah ini dapat menjaga kelestarian alam sekaligus memastikan keberlanjutan wisata di masa mendatang.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews.com

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru