Bursa Ketua PMI Kota Probolinggo Adem Ayem, Petahana Melenggang Tanpa Rival

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Suksesi kepemimpinan di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo tahun ini jauh dari kesan hingar-bingar politik organisasi.

Musyawarah Kota (Muskot) yang dijadwalkan bergulir pada Sabtu (23/5/2026), diprediksi bakal menjadi panggung tunggal bagi sang petahana, Mega Guntara.

Alih-alih digelar di pusat kota, agenda lima tahunan yang menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi kemanusiaan ini justru diboyong ke kawasan lereng Gunung Bromo, tepatnya di salah satu hotel di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Pemilihan lokasi yang cukup jauh dari pusat pemerintahan ini memberikan kesan sakral sekaligus eksklusif bagi suksesi nakhoda PMI lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Seleksi Muskot PMI Kota Probolinggo, Novan Priyanto, menjelaskan bahwa penetapan waktu dan tempat telah melalui koordinasi ketat dengan pihak provinsi.

Menurutnya, padatnya agenda organisasi di tingkat regional memaksa PMI Kota Probolinggo untuk menyesuaikan jadwal yang tersedia.

Baca Juga :  Polisi Sterilisasi Gereja di Kota Probolinggo Jelang Paskah, Libatkan Unit K9

“Muskot dijadwalkan tanggal 23 Mei. Penentuan waktu ini sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis serta koordinasi dengan PMI Provinsi Jawa Timur. Mengingat jadwal kegiatan di Jawa Timur sedang sangat padat, kita mendapatkan slot di tanggal tersebut,” ujar Novan saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).

Di balik persiapan logistik tersebut, atmosfer bursa pencalonan justru tampak senyap. Pihak panitia mengeklaim telah membuka keran demokrasi seluas-luasnya dengan melakukan masa penjaringan selama sepekan penuh, yang melibatkan kepengurusan di tingkat kecamatan.

Namun, hingga batas akhir penutupan berkas, tidak ada satu pun figur baru yang berani tampil menantang.

Satu-satunya berkas yang tersaji di meja panitia hanyalah milik sang petahana, Mega Guntara.

Fenomena ini memunculkan dua spekulasi di kalangan internal apakah dominasi figur petahana terlalu kuat sehingga mematikan nyali calon lain, atau justru kepemimpinan sebelumnya dinilai begitu sukses hingga membuahkan konsensus tunggal dari para pemilik suara.

Baca Juga :  Sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) Langkah Awal Usulkan Hak Integrasi Warga Binaan

“Proses penjaringan sudah kami buka sejak 14 April lalu melalui kecamatan. Kami tunggu sampai batas akhir 1 Mei, namun nyatanya tidak ada figur lain yang mendaftarkan diri.

Jadi, hanya ada satu berkas yang masuk, yakni dari Pak Mega,” ungkap Novan.

Novan menepis anggapan bahwa sepinya peminat disebabkan oleh kurangnya sosialisasi. Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur telah didelegasikan secara berjenjang dan transparan hingga ke tingkat akar rumput.

Dengan peta konstelasi yang praktis tidak memiliki lawan, Muskot PMI Kota Probolinggo diprediksi tidak akan melalui proses pemungutan suara yang alot.

Agenda tersebut kini beralih menjadi panggung seremonial, di mana Mega Guntara dipastikan akan kembali menduduki kursi ketua melalui mekanisme aklamasi.

Penulis : Id

Editor : Nos

Sumber Berita : Bolinggonews

Berita Terkait

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik
Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo
Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?
Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi
260 Pesilat Muda Ikuti Walikota Cup IX Probolinggo, KONI Siapkan Atlet Menuju Porprov
Rutan Kraksaan Perbarui 100 Koleksi Buku Demi Genjot Minat Baca Warga Binaan
Sosialisasi Cukai Tembakau dan Rokok Ilegal Sasar RT/RW dan Tomas di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Polisi Turun ke Lahan Jagung 6.000 Meter Persegi di Tongas, Pastikan Pertanian Berjalan Baik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ditinggal Jogging, Motor Listrik Dikunci Ganda Raib di Alun-alun Probolinggo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Diganti dari Sekretaris Gerindra Kota Probolinggo, Gus Nur : SKnya Mana?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Nelayan Tenggelam, Polres Probolinggo Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Polres Probolinggo Kota Beri Penghargaan ke 10 Personel Berprestasi

Berita Terbaru