PROBOLINGGO,Bolinggonews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo menggelar Silaturahmi Daerah Ulama dan Umara di Bale Hinggil, Senin (25/5/2026).
Mengusung tema “Meneguhkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kota Probolinggo Aman dan Tentram”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dewan Pertimbangan MUI, pengurus harian, hingga pengurus MUI tingkat kecamatan. Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminudin, Sp.Og. (K)., M.Kes., diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Rey Suwigtyo. Hadir pula Ketua DPRD Kota Probolinggo, Sinta Dwi Laksmi Kusumawardani.
Ketua Umum MUI Kota Probolinggo, Prof. Dr. KH. M. Sulton, M.A., menegaskan bahwa MUI berkomitmen menjadi mitra konstruktif pemerintah. “MUI senantiasa istiqamah menegakkan amar makruf nahi munkarmelalui masukan dan saran kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” tegas Kyai Sulton dalam sambutannya.
Menanggapi hal tersebut, Pj Sekda Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, menyampaikan apresiasi atas peran MUI dalam menjaga kondusivitas daerah serta menumbuhkan nilai-nilai moderasi dan toleransi di tengah masyarakat.
Dalam forum yang dipandu Wakil Ketua Umum MUI, Dr. KH. Ahmad Hudri ini, MUI juga memaparkan hasil survei persepsi masyarakat terkait kejahatan jalanan.
Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI, Dr. Benny Prasetya, mengungkapkan bahwa indeks persepsi keamanan masyarakat berada di angka 3,57 dari skala 5 atau kategori sedang menuju tinggi.
Namun, masyarakat masih memiliki tingkat kekhawatiran yang cukup tinggi terhadap aksi begal, terutama saat berkendara sendirian di jalanan sepi.
Menyikapi temuan tersebut, MUI merekomendasikan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk meningkatkan intensitas patroli malam hari serta memperketat pengawasan di titik-titik rawan.
Selain itu, MUI mendorong pemenuhan fasilitas penerangan jalan yang memadai, khususnya di area permukiman, serta mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan partisipasi aktif dalam menjaga keamanan wilayahnya.
Hasil survei dan rekomendasi ini diharapkan menjadi bahan evaluasi strategis bagi seluruh pemangku kepentingan. Melalui sinergi yang kokoh, MUI optimistis Kota Probolinggo dapat terus menjaga stabilitas keamanan demi mewujudkan kota yang religius, harmonis, dan berkeadaban.
Penulis : If
Editor : Nos
Sumber Berita : Bolinggonews












