PROBOLINGGO – Kelurahan Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, menjadi tuan rumah kegiatan Latihan Bersama Pelatih Pengcab Tarung Derajat Jawa Timur Seri II Tahun 2026 Wilayah Tapal Kuda dan sekitarnya**, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga Tarung Derajat sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia olahraga menghadapi berbagai agenda kejuaraan di tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional.
Suasana latihan berlangsung cukup dinamis. Para pelatih dari sejumlah wilayah mengikuti kegiatan dengan serius, namun tetap dalam suasana kebersamaan. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, meningkatkan kemampuan kepelatihan, serta menyamakan standar pembinaan.
Ketua Umum Aqilul Hasan mengatakan, dipilihnya Kota Probolinggo, khususnya Kelurahan Jrebeng Lor, sebagai lokasi kegiatan memiliki arti penting bagi perkembangan Tarung Derajat di daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah awal untuk menunjukkan bahwa Kota Probolinggo memiliki kesiapan menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala lebih besar.
“Ini merupakan kegiatan pertama kami sebagai tuan rumah. Apalagi dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Probolinggo. Tentunya kami tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi kegiatan biasa, tetapi ada visi dan misi yang ingin kami bangun,” ungkap Aqilul.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan jangka panjang yang ingin dipersiapkan adalah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Karena itu, peningkatan kualitas pelatih menjadi bagian penting yang tidak bisa dilepaskan dari proses pembinaan atlet.
Aqilul juga melihat pengalaman menjadi tuan rumah sebagai modal untuk membangun kepercayaan. Ke depan, pihaknya berharap Kota Probolinggo memiliki peluang lebih besar untuk menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga, termasuk Kejuaraan Tapal Kuda maupun Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).
“Kalau hari ini kita belajar menjadi tuan rumah, mudah-mudahan ke depan kita semakin siap ketika ada agenda yang lebih besar. Kita ingin membangun pengalaman dan kesiapan itu mulai sekarang,” jelasnya.
Sementara itu, Amak Fadoli, yang hadir sebagai perwakilan Ketua Umum KONI melalui bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum KONI yang berhalangan hadir secara langsung. Menurut Amak, keberhasilan dalam sebuah agenda besar seperti Porprov tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan semangat dan target semata.
Ada proses panjang yang harus dipersiapkan secara bertahap.
“Setiap agenda besar seperti Porprov tidak serta-merta bisa diraih begitu saja. Ada tahapan yang harus dilalui. Yang pertama adalah bagaimana pelatih sudah tersertifikasi dan mempunyai tolok ukur dalam menjalankan pembinaan,” ujarnya.
Menurutnya, Pelatihan Pelatih Jawa Timur Seri II Tahun 2026 menjadi salah satu sarana penting untuk meningkatkan kapasitas pelatih. Dengan kompetensi pelatih yang semakin baik, proses pembinaan atlet diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memiliki standar yang jelas.
Amak menilai kegiatan seperti ini juga menjadi investasi jangka panjang bagi dunia olahraga. Sebab, prestasi atlet tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses latihan, pembinaan, evaluasi, dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten.
Kegiatan di Jrebeng Lor akhirnya bukan hanya menjadi agenda latihan bersama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum membangun komunikasi antarpelatih, memperkuat pembinaan, sekaligus membuka peluang bagi Kota Probolinggo untuk mengambil peran lebih besar dalam penyelenggaraan event olahraga di masa mendatang.
Dengan semangat tersebut, Tarung Derajat di Kota Probolinggo diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi prestasi olahraga daerah, Jawa Timur, bahkan hingga tingkat nasional.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












