PROBOLINGGO – Gemuruh meriah memecah senja hingga malam di Kota Probolinggo saat Pawai Budaya untuk memperingati Hari Jadi ke-667 resmi digelar. Acara yang dilepas langsung oleh Wali Kota Dokter Aminuddin bersama jajaran Forkopimda ini sukses menyedot perhatian ribuan warga yang setia memadati jalur lintasan sejak titik awal di depan Kantor Wali Kota hingga malam tiba.
Tahun ini, sebanyak 23 kontingen dari berbagai lintas sektor dan perangkat daerah tumpah ruah menampilkan kreativitas terbaik mereka. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penampilan Bank Jatim Cabang Probolinggo di nomor urut tiga, yang memamerkan ikon khas daerah berupa mangga dan anggur dalam balutan visual yang memukau. Tak kalah menarik, kemeriahan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang membawakan lakon legendaris Cindelaras sebagai simbol semangat merawat persaudaraan dan melestarikan budaya.

Nuansa historis semakin kental ketika Sekretariat DPRD Kota Probolinggo menghidupkan kembali kisah Nyai Sekar Arum, sosok perempuan bangsawan asal Blambangan yang terkenal akan keelokan dan kepiawaiannya menari. Sementara itu, PT Bahari Tanjung Tembaga (Perseroda) menyuguhkan tema Pesona Bahari Nusantara melalui kisah Jebing Majengan, yang menggambarkan ketangguhan dan keharmonisan hidup para perempuan pesisir demi mewujudkan Probolinggo Bersolek.
Perpaduan cerita rakyat, sejarah, dan potensi lokal ini meninggalkan kesan mendalam di hati para penonton. Warga yang hadir menilai penyelenggaraan tahun ini jauh lebih variatif dan spektakuler dibanding sebelumnya. Animo luar biasa dari masyarakat yang rela bertahan hingga kontingen terakhir di nomor urut 23 turut di luar dugaan Wali Kota Aminuddin, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras peserta serta antusiasme luar biasa dari seluruh warga yang hadir.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Farid












