PROBOLINGGO – Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Probolinggo Kota mengelar pelatihan bahasa isyarat bagi personelnya, Rabu (16/9/2026).
Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara.
Pelatihan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB di Kantor Satpas Polres Probolinggo Kota ini diikuti secara langsung oleh jajaran personel Satlantas.
Untuk memastikan materi tersampaikan secara optimal, pihak kepolisian menghadirkan dua narasumber profesional yang merupakan Juru Bahasa Isyarat (JBI) dari SLB Sinar Harapan 1 Kota Probolinggo.
Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa dalam sesi pelatihan tersebut para personel diberikan materi mendalam mengenai sistem komunikasi visual.
“Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai posisi jari-jari tangan dalam membentuk suatu isyarat, arah dan cara pergerakan tangan, lokasi atau tempat isyarat dilakukan, hingga arah hadap telapak tangan,” ujar Iptu Zainullah.
Selain gerakan tangan, pelatihan juga memfokuskan pembekalan pada ekspresi wajah. Menurutnya, ekspresi wajah memiliki peran krusial layaknya intonasi suara dalam komunikasi verbal untuk menyampaikan emosi, bentuk pertanyaan, maupun penekanan makna.
Melalui pembekalan intensif ini, Polres Probolinggo Kota menargetkan para petugas di lapangan memiliki kemampuan komunikasi dasar yang memadai.
Dengan demikian, hambatan komunikasi saat proses pengurusan administrasi maupun penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) dapat diatasi dengan baik.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen institusi kepolisian dalam menghadirkan pelayanan publik yang ramah, inklusif, mudah diakses, serta mengedepankan prinsip kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












