PROBOLINGGO – Perayaan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo kembali diramaikan dengan kegiatan yang memadukan pameran usaha, kuliner dan hiburan. Probolinggo Bersolek Exhibition resmi dibuka di Stadion Bayuangga, Jumat (18/9/2026) malam.
Sebanyak 132 tenant dari berbagai daerah di Jawa Timur turut ambil bagian dalam kegiatan yang akan berlangsung hingga 27 September 2026 tersebut.
Pembukaan dilakukan langsung Wali Kota Probolinggo Aminuddin. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, Ketua Pengadilan Negeri Erwin Ardian, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, kepala perangkat daerah, camat dan lurah.
Ketua panitia Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, mengatakan pameran tersebut menjadi salah satu agenda dari rangkaian peringatan hari jadi yang telah digelar sejak sebelumnya.
Rangkaian tersebut meliputi ziarah ke makam tokoh dan pemimpin Kota Probolinggo, upacara dan tasyakuran, sambang bayi, sidang istimewa DPRD hingga pawai budaya.
Menurut Rey, konsep Probolinggo Bersolek Exhibition diarahkan untuk mengajak masyarakat tidak hanya datang sebagai penonton, tetapi juga berinteraksi langsung dengan potensi ekonomi yang ditampilkan.
“Semangat kita beli potensinya, kita belanja produknya, kita nikmati hiburannya dan rasakan layanannya,” katanya.
Dari sisi pembiayaan, Rey menyebut pelaksanaan kegiatan tersebut sebagian besar ditopang oleh dukungan pihak sponsor. Bahkan, kontribusi sponsorship disebut mencapai hampir 99 persen.
“Alhamdulillah, hampir 99 persen didukung dari partisipasi sponsorship,” ujarnya.
Event Jadi Penggerak Ekonomi
Wali Kota Probolinggo Aminuddin menilai berbagai kegiatan yang digelar pemerintah kota memiliki efek lanjutan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menyebut hampir 300 event telah digelar di Kota Probolinggo. Menurutnya, keberadaan berbagai event tersebut turut membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
“Sudah hampir 300 event yang kita gelar di Kota Probolinggo dan ini menimbulkan multiple effect, khususnya bagi UMKM Kota Probolinggo,” ujar Aminuddin.
Dalam Probolinggo Bersolek Exhibition, terdapat 132 tenant yang menawarkan beragam produk dan layanan kepada pengunjung.
Pemkot Probolinggo, lanjutnya, akan terus mendorong program yang dapat membantu pengembangan UMKM. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, sponsor dan event organizer juga dinilai penting agar kegiatan serupa dapat terus berkembang.
Pemkot bahkan tengah menyiapkan agenda berskala nasional, yakni Mango’s Carnival to Indonesia, yang direncanakan digelar pada 29-31 Oktober 2026.
Aminuddin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan mengunjungi kawasan Stadion Bayuangga selama pameran berlangsung.
“Jangan lupa sampaikan kepada teman, saudara dan tetangga untuk hadir selama kegiatan ini di Stadion Bayuangga. Mari kita ramaikan bersama. Yang tidak kalah penting, mari kita jaga keamanan dan ketertiban,” katanya.
Hadirkan Hiburan hingga Penghargaan
Malam pembukaan juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang sejumlah lomba dalam rangka Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo.
Penghargaan diberikan kepada pemenang Lomba Lampu Hias, Fotografi Batik in Motion, Gerak Jalan Baris-Berbaris tingkat SD/MI dan SMP/MTs, serta Lomba Siskamling.
Penghargaan khusus juga diberikan kepada peserta event kolosal Batik in Motion yang berhasil mencatatkan rekor MURI kategori line dance dengan jumlah peserta mengenakan busana tradisional terbanyak.
Setelah prosesi tersebut, pembukaan pameran ditandai dengan penyalaan sirine oleh Wali Kota Aminuddin bersama jajaran Forkopimda.
Hiburan kemudian dilanjutkan dengan penampilan penyanyi dangdut Selvi Ayunda.
Keramaian tidak hanya menarik warga Kota Probolinggo. Sejumlah pengunjung dari luar daerah juga terlihat hadir.
Wiwik, warga Kelurahan Pohsangit Kidul, datang bersama keluarganya. Ia mengaku tertarik menyaksikan pertunjukan dinosaurus yang menjadi salah satu hiburan dalam kegiatan tersebut.
“Lihat pertunjukan dinosaurus. Lumayan gak perlu ke luar kota untuk melihat aksinya,” ujarnya.
Sementara itu, Husen, warga Desa Kasian, Kabupaten Jember, mengaku sengaja menyempatkan diri datang karena mendengar adanya penampilan Selvi Ayunda.
“Katanya ada Selvi Ayunda di Probolinggo, lhaaa saya kebetulan memang ada acara di sini jadi sekalian mampir. Rame, seru,” katanya.
Menurutnya, Kota Probolinggo selalu memiliki kegiatan yang menarik ketika dirinya berkunjung.
“Biarpun saya sekarang sudah ndak tinggal di Probolinggo tapi tiap balik ke sini pasti ada gebrakannya,” imbuhnya.
Probolinggo Bersolek Exhibition akan berlangsung hingga 27 September 2026. Selain menjadi bagian dari perayaan hari jadi, kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen yang datang dari Kota Probolinggo maupun daerah sekitarnya.
Penulis : Id
Editor : Farid
Sumber Berita : Bolinggonews












